Perubahan Rencana Strategis Kecamatan Pandak Tahun 2016-2021

Rencana Strategis Kecamatan Pandak STRATEGI DAN PRIORITAS PROGRAM A. STRATEGI PENCAPAIAN Untuk mewujudkan visi dan misi yang menjadi acuan bagi pelaksanaan pembangunan, diperlukan strategi yang tepat agar semua pihak dapat berperan aktif sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing, melalui :

  1. Keterpaduan langkah semua Dinas/Instansi tingkat Kabupaten, Kecamatan, dan Desa untuk menyamakan persepsi, dan kesamaan pandangan terhadap pelaksanaan program pembangunan.
  2. Pemberdayaan dan partisipasi masyarakat.
  3. Penguatan peran pemerintah dan lembaga masyarakat.
  4. Penguatan potensi lokal, antara lain: potensi pertanian, budaya, pariwisata, sentra industri dan lain sebagainya.
  5. Kerjasama dengan pihak ketiga/yang terkait.

B. FAKTOR PENENTU PROGRAM PRIORITAS

Kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan pembangunan yang harus mendapatkan perhatian dalam Renstra, adalah upaya penguatan keuangan dan potensi lokal, pemberdayaan, dan partisipasi. Pelaksanaan pembangunan harus mampu membuka peluang masyarakat untuk berinisiatif dan berperan serta aktif membangun dirinya sendiri. Selanjutnya keberpihakan pada masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini ditempuh, harus terus dilanjutkan, terutama yang berhubungan dengan basic kebutuhan, seperti pangan, kesehatan dan pendidikan. Dengan dasar itulah pola pembangunan perlu menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, melalui pemberdayaan masyarakat dan mendorong masyarakat untuk meningkatkan swadayanya. Disamping hal tersebut, kemajuan pembangunan harus diimbangi dengan pelestarian budaya yang berkembang di masyarakat yang seiring sejalan dengan pengamalan agama yang dianut oleh masyarakat. Program di Kecamatan Pandak diarahkan pada pembangunan:

 

  1. Sumber Daya Manusia
    1. Program pembangunan pendidikan diupayakan melalui penyelenggaraan pendidikan formal dan informal, dengan harapan agar peningkatan produktivitas dan akhirnya akan meningkat pula penghasilan yang diperoleh.
    2. Program pembangunan sumber daya manusia dikaitkan dengan program pendidikan, ekonomi, kependudukan, ketenagakerjaan, dan pemenuhan kebutuhan sosial lainnya.
    3. Upaya untuk memfasilitasi siswa putus sekolah dan siswa yang tidak sekolah.
  2. Penguatan Partisipasi
    1. Pembinaan disiplin perlu dimasyarakatkan, dimana gerakan ini harus dipelopori oleh pemerintah dengan pendekatan partisipatif melalui budaya tertib, budaya bersih, dan budaya kerja.
    2. Perencanaan pembangunan diharapkan dapat disusun dari masyarakat yang berkaitan langsung dengan kondisi lapangan, dengan didorong untuk meningkatkan swadaya di tiap wilayah se-Kecamatan Pandak.
    3. Peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan, yang didasari oleh adanya perubahan perilaku pola sikap, dan pola tindak masyarakat.
  3. Orientasi Pembangunan
    1. Orientasi program pembangunan diarahkan pada pemusatan pembangunan di kawasan andalan tingkat Kecamatan yang dipadukankan dengan tata ruang Kabupaten, dimana terdapat kawasan budaya, industri kecil/kerajinan, wisata alam, wisata budaya/ritual.
    2. Pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan, perlu diadakan perubahan dan pembaharuan manajemen yang didasarkan pada visi, misi, tujuan, dan sasaran yang telah dirumuskan.
    3. Setiap kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan harus diselaraskan dengan kondisi dan tuntutan masyarakat serta memperhatikan:
      • konsistensi dan komitmen semua jajaran dan pelaksanaannya;
      • kondisi lingkungan masyarakat, agama, dan budaya serta pelestarian lingkungan hidup.

C. PRIORITAS PROGRAM PEMBANGUNAN Prioritas pembangunan dipilih dari sektor maupun program yang telah direncanakan, untuk itu perlu ditetapkan faktor penentu skala prioritas, antara lain:

  1. Kegiatan yang secara nyata meningkatkan mutu sumber daya manusia.
  2. Kegiatan yang ditujukan untuk mengatasi masalah mendesak dan diperlukan oleh masyarakat luas secara langsung.
  3. Kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat.
  4. Kegiatan yang merupakan kebutuhan dan usulan dari masyarakat.
  5. Kegiatan yang merupakan sektor tumpuan hajat hidup sebagian besar masyarakat.
  6. Kegiatan yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.
  7. Kegiatan yang sebanyak mungkin dapat menyerap tenaga kerja setempat.
  8. Kegiatan yang selalu mempertimbangkan kondisi masyarakat seperti budaya, pelestarian lingkungan dan lain sebagainya.

Berdasarkan beberapa faktor tersebut diatas, maka skala prioritas program pembangunan diarahkan pada :

Pesatnya perkembangan teknologi menuntut kita untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), agar tidak tertinggal dari daerah lain, karena itu pembangunan bidang pendidikan sangat penting artinya bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan era global yang sudah di depan mata. Problem pendidikan adalah masalah yang sangat komplek, untuk itu perlu dirumuskan suatu kebijakan terpadu, dengan mendayagunakan seluruh potensi. Di wilayah Pandak terdapat 24 unit sekolah dasar, 6 unit SLTP, 2 unit SMK sedangkan SMU tidak dimiliki oleh kecamatan Pandak. Dengan segala permasalahannya semua sekolah berusaha untuk memberikan layanan pendidikan bagi masyarakat Pandak.

Pangan yang merupakan kebutuhan primer manusia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program pembangunan. Ketahanan pangan selalu berkaitan dengan bidang pertanian dalam arti luas (perikanan, peternakan dan perkebunan). Untuk itu dalam menciptakan ketahanan pangan, harus memperhatikan potensi dan kemungkinan pengembangan sektor pertanian. Mengingat potensi luas panen yang meliputi hampir separuh luas wilayah, keanekaragaman komoditas, dan adanya kolompok-kelompok tani terpadu. Kecamatan Pandak selalu mengalami peningkatan hasil pertanian, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Masalah pokok yang dihadapi di bidang pertanian adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia di sektor pertanian dalam menyerap teknologi baru..Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mengupayakan penyuluhan kepada petani melalui PPL yang ada di setiap kecamatan.

Pembangunan bidang kesejahteraan masyarakat ditujukanpada penurunan permasalahan sosial, peningkatan mutu pelayanan, serta kemudahan memperoleh pelayanan sosial dan fasilitas umum, khususnya bidang kesehatan dan pendidikan. Upaya mengurangi jumlah pengangguran dapat ditempuh dengan pemberdayaan tenaga kerja ke industri kecil yang ada di wilayah Pandak. Pengurangan jumlah keluarga miskin yang ada di wilayah Pandak telah tercakup dalam program pemerintah melalui BKK-PP dan KB yang dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan dengan harapan dapat tercipta kesejahteraan, sejalan dengan makin berkembangnya kegiatan sosial masyarakat.

  1. Bidang Pendidikan
  2. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di daerah, terdapat beberapa permasalahan sebagai berikut :

    Pembentukan Dewan Sekolah pada dasarnya merupakan upaya memberdayakan segenap potensi yang ada di masyarakat. Dengan terbentuknya Dewan Sekolah diharapkan pelaksanaan tugas untuk meningkatkan sarana dan prasarana sekolah dapat dikontrol dan diawasi oleh masyarakat. Program peningkatan mutu pendidikan tersebut meliputi:

    1. Masih terdapatnya anak usia sekolah yang tidak sekolah.
    2. Terdapat kecenderungan sekolah mengalami kekurangan anak didik, sehingga terjadi inefiensi dalam manajemen pendidikan.
    3. Peran serta masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan belum optimal.
    4. Adanya siswa yang kurang mampu.
      • Penuntasan wajib belajar Pendidikan Dasar 12 tahun.
      • Kelompok Belajar (Kejar) Paket A, B, dan C.
      • Monitoring ujian nasional.
      • Pengembangan pendidikan di kecamatan.
      • Pengembangan perpustakaan umum dan sekolah.
      • Pengembangan seni dan budaya.
  3. Bidang Kesehatan
  4. Dengan adanya 2 (dua) Puskesmas di Kecamatan Pandak diharapkan dapat mendukung usaha peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal-hal perlu dilakukan sebagai berikut:

     

    1. Peningkatan sistem manajemen Puskesmas.
    2. Peningkatan fasilitas Puskesmas.
    3. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Puskesmas.
    4. Program perbaikan gizi.
    5. Peningkatan ketahanan gizi anak.
    6. Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG).
  5. Bidang Pertanian
  6. Bidang Sarana Prasarana
  7. Permasalahan pembangunan sarana dan prasarana yang ada di Kecamatan Pandak dalam jangka pendek adalah :
    1. Kurangnya sarana dan prasarana perhubungan di keempat desa, terutama di wilayah yang terpencil.
    2. Masih minimnya saluran air dan trotoar jalan di Jalan Srandakan dan ke arah Kantor Desa.
    3. Masih kurangnya lampu penerangan jalan.
  8. Bidang Perdagangan, Industri Kecil dan Pariwisata

    Dalam usaha meningkatkan pendapatan masyarakat, pemerintah dituntut untuk mengembangkan industri kerajinan yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain dalam menembus pasar. Selain itu dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan, tidak merusak lingkungan dan menciptakan lapangan usaha yang berpola kemitraan. Permasalahan yang dihadapi oleh para pengrajin kecil di Kecamatan Pandak adalah kesempatan untuk menambah modal, permasalahan yang masih bersifat lokal dan belum adanya sarana untuk menampilkan produk yang dihasilkan.

    Pembangunan bidang pariwisata diarahkan untuk menjadikan sektor andalan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan daerah. Obyek wisata di wilayah Pandak masih sangat minim dan kurang diminati masyarakat. Upaya untuk meningkatkan animo masyarakat dapat ditempuh melalui :

    Sebagian masyarakat Pandak memiliki usaha perdagangan yang masih kecil berupa bakul sayuran dan toko kelontong, dimana modal usaha dan omzet penjualannya masih rendah. Untuk itu perlu upaya pemberdayaan melalui pengembangan sumber daya, peningkatan permodalan dan bimbingan usaha ekonomi pedesaan.

    1. Bidang Industri Kecil
    2. Program pengembangan industri rumah tangga dan industri kecil adalah :
      • Peningkatan pertumbuhan industri kecil dan kerajinan.
      • Bantuan pinjaman modal.
      • Diversifikasi produk industri kecil dan kerajinan.
      • Mengoptimalkan lembaga penanaman modal daerah.
      • Penyediaan pusat jual beli hasil kerajinan masyarakat.
      • Pengingkatan pengolahan limbah.
    3. Bidang Pariwisata
      • Pengembangan fisik obyek wisata
      • Peningkatan sarana dan prasarana wisata.
      • Peningkatan daya tarik dan informasi wisata.
      • Promosi obyek wisata.
    4. Bidang Perdagangan
  9. Bidang Kesejahteraan Masyarakat

Puskesmas
di Kecamatan Pandak

Puskesmas Pandak I

Puskesmas Pandak I

Jl. Pandak - Pajangan, Gesikan IV, Wijirejo, Pandak, Bantul
(0274)6462341

Puskesmas Pandak II

Puskesmas Pandak II

Jl. Srandakan Km 19 Salam, Triharjo, Pandak, Bantul
(0274) 6994291

Komando Rayon Militer Pandak

Koramil / Komando Rayon Militer Pandak

Kauman, Wijirejo, Pandak

Kepolisian Sektor Pandak

Polsek / Kepolisian Sektor Pandak

Jl. Srandakan Km 5.6, Pandak,Bantul
(0274) 7487659

Kantor Urusan Agama Pandak

KUA / Kantor Urusan Agama Pandak

Kadek, Wijirejo, Pandak, Bantul
(0274) 766033