Kunjungan Lapangan KWT Lestari Mulya Ciren
Pada hari Selasa, 22 September 2026, Tim Kapanewon Pandak bersama BPP Kapanewon Pandak berkesempatan mendampingi kunjungan lapangan Tim Juri dalam rangka Lomba GLHA dan OPL PDA Kabupaten Bantul.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah KWT Lestari Mulya Ciren, sebuah kelompok wanita tani yang terus berupaya mengembangkan semangat ketahanan pangan di tengah berbagai keterbatasan. Kelompok ini dipimpin oleh salah satu kader, yaitu Ibu Mira, warga Pedukuhan Ciren yang dengan penuh ketulusan turut menggerakkan dan mendampingi para anggota dalam mengelola lingkungan serta memanfaatkan lahan yang ada.
Memasuki lingkungan KWT Lestari Mulya, tampak beragam jenis tanaman tumbuh subur dan terawat. Aneka tanaman pangan, sayuran, maupun tanaman pendukung lainnya menghiasi lahan, mencerminkan semangat dan kegigihan para anggota dalam menjaga serta memanfaatkan potensi lingkungan di sekitarnya.
Namun, di balik hijaunya tanaman dan semangat para anggotanya, terdapat tantangan yang tidak ringan. Letak KWT Lestari Mulya yang berada di kawasan dataran tinggi menyebabkan keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala dalam pemeliharaan tanaman. Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota untuk terus berkarya dan menjaga keberlanjutan kegiatan kelompok.
KWT Lestari Mulya Ciren bukan sekadar tempat menanam dan memanen. Lebih dari itu, tempat ini menjadi gambaran nyata tentang kebersamaan, kegotongroyongan, dan semangat untuk mewujudkan ketahanan pangan dari lingkungan sendiri. Dengan kekompakan dan kepedulian seluruh anggota, setiap lahan yang tersedia berusaha dimanfaatkan sebaik mungkin.
Harapannya, semoga KWT Lestari Mulya Ciren senantiasa mampu mempertahankan kekompakan, semangat, dan kebersamaan yang telah terbangun. Semoga berbagai keterbatasan yang ada justru menjadi penyemangat untuk terus berinovasi, sehingga cita-cita menjadikan ketahanan pangan sebagai misi utama dapat terus diwujudkan.
Dari Ciren, tumbuh semangat.
Dari kebersamaan, lahir ketahanan pangan.
Dan dari lahan sederhana, tumbuh harapan untuk masa depan yang lebih sejahtera.
